Minggu, 12 Februari 2012

menjinakan burung

Banyak di antara para kicau mania merasa kesulitan mencari cara untuk menjinakkan burung, entah itu pemakan serangga maupun pemakan buah. Apa sebab? burung tersebut biasanya Muda Hutan. Sehingga apabila perawatan awal tidak tepat sasaran, burung tersebut bukanya makin jinak malah makin giras. Sayangnya, tidak ada aturan baku dalam masalah ini. Setiap orang biasanya memiliki cara yang berbeda-beda dalam menjinakkan burung. Dan jeleknya, tidak semua pendapat yang ada bisa di aplikasikan ke burung peliharaan kita masing-masing. Perlu adanya modifikasi yang harus disesuaikan dengan kondisi burung pada saat “ini”.
Namun, secara garis besar, cara menjinakkannya adalah sbb:
  • Jika burung masih terlihat stress, asingkan terlebih dahulu ketempat yang sepi hingga burung terlihat nyaman di sangkarnya
  • Mandikan secara rutin (pagi/sore) sampai basah kuyup.
  • Kondisikan burung dalam keadaan lapar lalu kasih extra fooding jangkrik menggunakan tangan. Jika burung belum berani mematuk jangkriknya, ajari perlahan-lahan dengan bantuan lidi. Jangkrik di matiin lalu di taruh di ujung lidi. Setelah itu baru kita kasih ke burung. Untuk permulaan, mungkin bisa memakai lidi yang panjang. Kemudian berangsur-angsur menggunakan lidi yg sedang, pendek dan dicoba lewat tangan langsung
  • Hindari pengerodongan kecuali pada malam hari.
  • Gantang di tempat yang ramai dilalui oleh orang.
  • Gantang di tempat yg rendah (sebagai rujukan mungkin bisa 1 meter diatas permukaan tanah)
  • Ini cara terkahir jika cara-cara diatas tidak mempan. Titipkan burung tersebut ke family atau teman yg memiliki kios di pasar tradisional. Dengan digantang dipasar, biasanya dalam kurun 1 bulan, kacer poci atau kacer hitam muda hutan akan segera beradaptasi dengan lingkungan.
 saya rasa cuma itu saja yang saya ketahui. Selanjutnya terserah anda dan good luck!

rahasia kecil burung mandi

sobat km semua,kita selalu memandikan burung momongan kita,tapi ada beberapa hal yg jarang mungkin kita perhatikan
di mana pada saat mandi apakah burung tersebut basah kuyup ataukah bulunya kering dengan seketika setelah di kibaskan,karena hal ini berhubungan dengan kondisi burung ,apakah dia fit [ siap tarung ]atau bukan,beberapa rekan kita berpendapat kalau burung saat di mandikan basah kuyup dengan di tandai sayap yg turun di saat basah biasanya burung kurang sehat dan sebaiknya nggak usah di gantang karena kondisinya kurang bagus,itu burung sebaiknya di rawat lebih telaten lagi,sementara burung di saat mandi masih kelihatan segar di tandai dengan bulu yg cepat kering dan sayap tidak turun ,hal ini bisa di simpulkan kalau kondisi gacoan sangat baik,
      hal tersebut di atas telah sering kami buktikan di arena lomba,terutama kalau arena lomba berada sangat jauh dari rumah dan burung harus ber jam2 di perjalanan,tapi harap kawan2 km maklumi hal ini adalah pengalaman pribadi dan belum di lakukan penelitian yg mendalam,jadi kalau ada pendapat lain kita semua harap maklumi,karena saya hanya berbagi pengalaman,wslm